Selasa, 26 Oktober 2010

SOAL MANAJEMEN PERAWATAN DAN PERBAIKAN


MANAJEMEN PERAWATAN DAN PERBAIKAN


1.     Jelaskan apa yang di maksud dengan pemeliharaan berencana ( Planned maintanance )
         
Jawab :

Pemeliharaan berencana ( Planned maintenance ) adalah pekerjaan perawatan yang harus direncanakan sejauh mungkin dengan mempertimbangkan keterbatasan pengoprasian ( Pola perdagangan, ketersediaan suku cadang, awak kapal )

2.     Jelaskan dengan lengkap apa yang dimaksud dengan “pemeliharaan Insidentil” ( Breakdown maintenance )

Jawab :

Pemeliharaan Insidental yaitu pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan perawatan rutin didasarkan waktu pengoprasian ( jam kerja ) dari pesawat-pesawat yang di perbaiki.

3.     Dalam rangka perawatan kita mengenal dan melaksanakan :
·        Tanggung jawab perawatan
·        Organisasi
·        Program kerja dan pengaturannya
·        Pendanaan dan pembukuan.
Jelaskan pengertian masing –masing komponen tersebut diatas dalam kerangka program perawatan tersebut.

Jawab :

·        Tanggung jawab perawatan adalah kewajiban mengenai jangka waktu perawatan yang akan di lakukan secara periodic mengenai hal-hal yang akan dikerjakan.
·        Organisasi adalah struktur atau bagian-bagian dari suatu pembagian tugas dan tanggung jawab penggalangan.
·        Program kerja dan pengaturannya yaitu salah satu bentuk kegiatan guna memberikan pedoman dan arahan dalam pelaksanaan pekerjaan yang akan dilakukan sehingga pekerjaan dapat dilakukan dengan terarah.
·        Pendanaan dan pembukuan adalah salah satu bentuk kegiatan dari struktur ekonomi mengenai perhitungan biaya–biaya sekaligus pencatatan / pelaporan atas biaya yang telah dikeluarkan.

4.     Jelaskan penerapan fungsi management  “ Pleanning” dalam tugas – tugas dikamar mesin.

Jawab :

Fungsi management pleanning dalam tugas di kamar mesin adalah suatu cara mengkoordinir berbagai kegiatan dan sumber daya di kamar mesin untuk mencapai tujuan yang di tentukan.

5.     Bila pekerjaan yang akan dikerjakan di galangan kapal telah diseleksi dengan teliti maka tiba waktunya menulis tender docking dan reparasi pada galangan.Jelaskan secara singkat apa isi dari tender docking dan reparasi?

Jawab :

Pesifikasi thender meliputi :
A.   General particular
B.    General condition.
C.    General cervice.
D.   Standar price.
E.    Specification of work.
Uraian pekerjaan meliputi :
a)   Penawaran / kontak kerja.
b)   Membuat jadwal / pengembangan kerja.
c)   Pembelian
d)   Premanufacture.
e)   Membuat tagihan / invoice.

6.     Dalam struktur organisasi manajemen armada, fungsi manajemen antara lain di sebutkan peran dan keterlibatan pejabat-pejabat structural terkait. Jelaskan organisasi perawatan kapal yang terkait dengan tanggung jawabnya masing – masing.

Jawab :

·        Manajer armada  :
®   Bertanggung jawab untuk memelihara agar kapal laik laut, dan kelengkapan awak kapal serta siap berlayar dilaut untuk menerima muatan.
®   Merencanakan anggaran belanja untuk pemeliharaan dan perawatan serta harus bekerja sama dengan manajemen kapal, misalnya Nakhoda dan Kepala–kepala bagian.
·        Nakhoda  :
®   Bertanggung jawab untuk menjamin kelayak lautan kapal, menjaga muatan dikapal.
®   Menjamin bahwa perawatan yang dilaksanakan sesuai dengan rencana dan anggaran belanja.

7.     Gambarkan sketsa dari piramida imformasi dalam tugas sebagai mana diterapkan pada fungsi manajemen armada.

Jawab :

Sketsa piramida imformasi pada fungsi manajemen armada.


8.     Sebutkan 3 ( Tiga ) Konvensi IMO yang berkaitan dengan oprasi kapal.

Jawab :

a)     SOLAS 1974 Amanmend 1978 /1981 dan 1983.
b)     Marine Pollution 1973, Protocol 1978.
c)     STCW 1978 / 1995 /2002.

9.     Melalui perawatan, kita ingin mengendalikan atau memperlambat tingkat kemerosotan kapal yang biasanya dilaksanakan beberapa pertimbangan. sebutkan pertimbanan–pertimbangan tersebut.

Jawab :

a)     Ekonomis, serta meningkatkan nilai jual sebagai kapal bekas.
b)     Mempertahankan kinerja kapal sebagai sarana angkutan dengan meningkatkan kemampuan dan efesiensi kapal.
c)     Memperhatikan efesiensi biaya–biaya oprasi kapal yang harus diperhitungkan.
d)     Pengaruh lingkungan di kapal terhadap awak kapal dan kinerjanya.

10. Berkaitan dengan kelaik lautan sebuah kapal harus dilakukan pemeriksaan ( Survey ) oleh badan yang berwewenang sebutkan macam–macam  survey yang di wajibkan dan sebutkan badan–badan survey yang diakui dunia.

Jawab :

Jenis–jenis survey yang di wajibkan :
a)     Hull survey dapat dilaksanakan sambil berlayar ( Surveyor on board
b)     Continuous machinery survey. 5 Tahunan oleh KKM disetujui Biro Klasifikasi.
c)     Bottom survey .5 Tahunan
d)     Under water survey. 2  1/2  Tahunan
e)     Machinery survey. ( Pemantauan kondisi )
f)      Running test ( Cukup untuk mensurvey sejumlah komponen )

Badan–badan survey yang diakui dunia :
a)     Amerikan Bureau of Shipping ( ABS ) Berpusat di New York ( Amerika Serikat )
b)     Lloid Register of Shipping ( LRS ) Berpusat di London ( Inggris )
c)     Germanischer Lloyd ( GL ) Berpusat di Hamburg ( Jerman )
d)     Det Norske Veritas ( DNV ) Berpusat di Oslo ( Norwegia )
e)     Bureau Veritas ( BV ) Berpusat di Paris ( Perancis )
f)      Registro Italiano Navale ( RI ) Berpusat di Roma ( Italia )
g)     Noppon Taikoku Kaiji Kyokai ( NK ) Berpusat di Tokyo ( Jepang )

11. Dengan system administrasi yang baik maka perencanaan pemeliharaan suatu instalasi  pesawat–pesawat di kapal akan meningkatkan tingkat keselamatan, salah satu system yang di kenal adalah system TSAR jelaskan.

Jawab :

System TSAR Telah dikembangkan oleh THE SHIP RESEARCH INSTITUTE OF NORWAY ( Lembaga penelitian perkapalan Norway ) bekerja sama dengan industry perkapalan. Nama TSAR merupakan singkatan dari TIME REGISTERING SYSTEMATIK VEDLIKE HOLD ARKIVERING & RESERVEDELER. Yang berarti catatan kerja systematik perawatan, kearsipan, dan system suku cadang. System ini telah di perkenalkan pada industry perkapalan sejak tahun 1971, dan sejak itu telah dipergunakan secara luas dalam industry perkapalan dan lepas pantai.

12. a.Apa tujuan utama kegiatan perawatan ? Jelaskan.
b.Apa yang dimaksud dengan manajemen perawatan ? Jelaskan.

Jawab :

a)     Tujuan utama kegiatan perawatan adalah untuk mencegah terjadinya kerusakan, pesawat–pesawat sehingga menghasilkan alat pengelola ( Peralatan ) yang lebih baik agar kapal tetap mempunyai tingkat efisiensi dan kehandalan yang tinggi.
b)     Manajemen perawatan adalah suatu cara pengaturan perawatan kapal sehingga dapat menghasilkan suatu alat pengelola yang lebih baik dalam meningkatkan keselamatan para awak kapal dan peralatannya.

13. Apakah yang di maksud perusahaan pelayaran yang menjalankan transportasi laut. ?

jawab :

Perusahaan pelayaran yang menjalankan transportasi laut adalah :
·        Badan usaha atau bisnis untuk mendapatkan profit
·        Secara ekonomis harus mampu menunjang kebutuhan sendiri
·        Bisnis utamanya adalah industri jasa
·        Selalu melibatkan sarana angkutan laut
·        Usaha yang memiliki tingkat spesialisasi tinggi
·        Sangat tergantung pada jenis pengalaman tertentu
·        Investasi bernilai tinggi bagi setiap orang yang terlibat

14. Berikan contoh dalam pelaksanaan tugas di kamar mesin pada tiap fungsi manajement perawatan yang anda ketahui.

Jawab :

Contoh dalam pelaksanaan tugas dikamar mesin pada tiap fungsi manajemen diatas.
·        Planning : Sebelum melakukan suatu kegiatan perawatan terlebih dahulu di buat kerangka rencana kerja ( Working plan ) seperti jika akan mencabut piston mesin induk sebelum kapal tiba di pelabuhan sudah di buat rencana kerjanya.
·        Organizing : Menyusun / menunjuk siapa saja yang akan mengerjakan ( Team Work ) pekerjaan yang telah di rencanakan di atas.
·        Actuating : Memberi arahan atau menjelaskan pekerjaan yang akan di kerjakan dan cara pengerjaanya.
·        Controlling : Mengawasi dan sekaligus memimpin jalannya pekerjaan yang sedang di lakukan untuk menghindari kesalahan dalam pekerjaan.

15. Jelaskan apa yang dimaksud dengan :
a)     Perawatan pencegahan.
b)     Perawatan koreksi.
c)     Perawatan prediksi.

Jawab :

a)     perawatan pencegahan adalah kegiatan berulang–ulang agar alat produksi dapat berfungsi dengan efisien dan ekonomis sesuai dengan spesifikasi dan kemampuan awal dengan biaya operasi dan perawatan serendah–rendahnya.
b)     Perawatan koreksi adalah studi dari krusakan yang berulang–ulang atas alat produksi untuk menentukan sebab dan upaya agar kerusakan tidak terulang lagi.
c)     Perawatan prediksi adalah kegiatan pemantauan alat produksi dengan sensor mikroprosesor yang dapat mendeteksi gejala kerusakan secara dini.

16. Cara pemesanan suku cadang dari atas kapal ada 2 ( Dua ) macam cara. Sebutkan kedua macam cara tersebut dan jelaskan.

Jawab :

a)     Permintaan dikirim keperusahaan dengan prosedur mengisi formulir permintaan / pesanan pembelian, yang dibuat oleh nakhoda / kepala kamar mesin / mualim I. Dalam salinan 4 rangkap yang didistribusikan ke :
·        Asli ke pemasok
·        Salinan keperusaahan pelayaran
·        Salinan dikapal yang disimpan sementara di file “Sedang dipesan” sesudah menerima suku cadang salinan ini dikirim keperusahaan.
·        Salinan arsip kapal.
b)     Telegram atau telex keperusahaan. Formulir pesanan / pembelian akan diisi oleh perusahaan.Jika suku cadang sudah dipakai dan mencapai titik pesanan sehubungan dengan perbaikan atau perawatan segera disiapkan permintaan pembeliannya Nomor  kode dan nomor suku cadang ,sedangkan nomor suku cadang  maupun jumlah yang dibutuhkan dituliskan dalam formulir yang ada.

17. Pada saat kapal akan masuk kegalangan ( Docking ) ada pihak– pihak utama yang terlibat dalam pelaksanaanya. Sebutkan pihak–pihak tersebut !

Jawab :

Pihak–pihak utama yang terlibat dalam pelaksanaan docking kapal adalah General manajer ( Direktur utama ) dimana membawahi :
·        Perusahaan
·        Nakhoda
·        Pihak galangan

18. Apa tujuan utama dan prinsip dasar dari system perencanaan perawatan.

Jawab :

A.   Prinsip dasar system perencanaan perawatan :
Ø  Kontrol berkala dari peralatan dan mesin mesin untuk mendukung suatu mesin bekerja secara optimal dan memperkecil terjadinya kerusakan / penyusutan.
Ø  Menjaga kondisi mesin / pesawat–pesawat, mengatasi, mereparasi sehingga dapat meminimalkan biaya oprasi.
B.    Tujuan utama system perencanaan perawatan adalah untuk menghasilkan suatu alat pengelola yang lebih baik dalam meningkatkan keselamatan awak kapal, peralatan, dan muatannya.

19. Bila kapal anda mengalami kerusa kan dilaut, tindakan apakah yang akan anda lakukan dan dokumen apakah yang harus dilengkapi untuk mengajukan claim kepada perusahaan asuransi untuk memperoleh claim Reinbursement.

Jawab :

Tindakan yang harus dilakukan dan dokumen yang dipersiapkan bila terjadi kerusakan :
1)     Note of protes ( document tentang spare part yang akan di ganti ).
2)     Abstract of log book.
3)     Invoice galangan yang akan memperbaiki.
4)     Survey oleh surveyor.
5)     Report dari biro klasifikasi.
6)     Invoice dari contractor.

20. Penghematan biaya bahan bakar didapat dari perawatan instalasi meliputi mesin induk, mesin–mesin bantu, dan badan kapal serta pengorganisasian yang baik. Jelaskan apa yang perlu diambil untuk mewujudkan hal tersebut di atas.

Jawab :

Untuk mewujudkan penghematan biaya bahan bakar adalah :
Ø  Menjaga / merawat instalasi mesin yang ada pada kapal sehingga pengoprasian mesin dapat berfungsi dengan efisien dan ekonomis.
Ø  Mengganti peralatan yang tidak berfungsi dengan baik, dan mengikuti system jam kerja    ( Running hours ) pada setiap peralatan yang tertera.
Ø  Menjaga pengoprasian mesin bantu yakni sesuai kebutuhan di atas kapal.
Ø  Pemeriksaan secara berkala selalu dilaksanakan terhadap seluruh mesin penggerak.
Ø  Menjaga permukaan baling–baling agar tetap mulus sehingga pitch propeller tetap normal.
Ø  Kehalusan badan kapal terutama dibawah garis air harus tetap dijaga dan dipertahankan

21. Untuk perawatan lambung kapal dan permesinannya perusahan pelayaran akan mencari / memilih galangan yang tepat. Jelaskan pertimbangan–pertimbangan anda dalam memilih galangan untuk docking.

Jawab :

Pertimbangan–pertimbangan dalam memilih galangan untuk docking :
Ø  Masalah harga ( Cost )
Ø  Lama waktu pengerjaan
Ø  Kwalitas penawaran
Ø  Kondisi pembayaran
Ø  Berapa banyak dari spesifikasi yang dimasukkan dalam penawaran
Ø  Fasilitas apa saja yang di berikan oleh galangan serta konsekwensinya terhadap biaya
Ø  Bagaimanakah konsekwensi waktu sebagai akibat penyediaan fasilitas tersebut
Ø  Apakah biaya dan waktu yang di tawarkan itu wajar sesuai dengan beban kerja dan kapasitas galangan.

22. Pada perbaikan di atas kapal anda yang seharusnya dilakukan oleh orang darat, pada kenyataannya dilakukan oleh orang kapal. Jelaskan pendapat anda tentang hal tersebut dalam hubungannya dengan biaya yang di keluarkan oleh perusahaan untuk perawatan.

Jawab :

Ditinjau dari segi pembiayaan lebih efisien dan relatif bisah lebih murah karena perusahaan dengan pihak awak kapal dapat mengadakan negosiasi biaya yang tidak terikat dengan aturan yang berlaku,tetapi jika dilakukan dengan oleh orang darat maka biaya dapat mengikuti aturan yang berlaku atau yang sudah ada,jadi pihak perusahaan tidak bisa bernegosiasi yang lebih jauh untuk menekan biaya.

23. Sebutkanlah beberapa pengetahuan dan petunjuk tentang akibat–akibat kesalahan normal dalam hubungannya dengan frekwensi getaran mesin akan merupakan bantuan dalam menentukan asal getaran–getaran tersebut !

Jawab :

Petunjuk tentang akibat–akibat kesalahan normal dalam hubungannya dengan frekwensi getaran mesin :
Ø  Ketidak seimbangan putaran.
Ø  Pemasangan coupling yang tidak lurus.
Ø  Poros yang bengkok
Ø  Kesalahan pada rol dan bantalan peluru
Ø  Kesalahan roda gigi / sudu–sudu turbin / daun baling–baling atau kavitasi

24. Mengapa pemantauan kondisi sangat penting untuk perencanaan pekerjaan perawatan ? Berilah contoh pemantauan kondisi yang biasa di lakukan di atas kapal.

Jawab :

Pentingnya pemantauan kondisi untuk rencana perawatan :
Ø  Memungkinkan tindakan segerah untuk mencegah kerusakan
Ø  Dapat menunjukkan problem kecil sebelum terjadi kerusakan yang lebih besar
Ø  Mengurangi pekerjaan perawatan yang tidak perlu dan keharusan untuk pembongkaran secara periodik.
Contoh pemantauan kondisi :
·        Pemantauan kondisi badan kapal jika system proteksi katode gagal maka karosi akan lebih cepat terjadi pada badan kapal sehingga perlu dilakukan pengukuran dan pengamatan secara interval terhadap kerusakan anode atau cat.
·        Pemantauan kehausan cylinder liner diukur dengan perubahan tahanan listri kehausan yang dipasang di atas cylinder.
·        Pengamatan fungsi piston ring di gunakan sensor induktif dapat dipasang pada bagian bawah liner sensor ini akan mengukur jarak antara permukaan liner dan permukaan ring.

25. Apakah tugas dan tanggung jawab dari :
a.      Manager Armada
b.     Nakhoda
c.      Kepala Kamar Mesin
d.     Superintendent
e.      Divisi Nautika
f.       Divisi Tehnika

jawab :

a.      Manager Armada : Bertanggung jawab untuk memelihara agar kapal laik laut dan kelengkapan awak kapal serta siap berlayar dilaut atau menerima muatan, dan menyediakananggaran belanja untuk pemeliharaan dan perawatan.
b.     Nakhoda : Bertanggung jawab untuk menjamin kelaik lautan kapal, menjaga muatan dikapal dan menjamin bahwa perawatan yang dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana dan anggaran belanja.
c.      Kepala Kamar Mesin : Bertanggung jawab terhadap kelancaran operasional mesin-mesin diatas kapal, juga terhadap crew mesin departemen, dan bertugas melaporkan semua kegiatan crew mesin di kamar mesin maupun saat bekerja diatas deck ke perusahaan jika diperlukan.
d.     Superintendent : Mengawasi dan mengendalikan maintenance, repair, docking, termasuk pengendalian biayanya. Memantau masa berlakunya sertifikat, sertifikat class, statutory dan mengatur agar kondisi kapal selalu memenuhi persyaratan class dan statutory tersebut. Melayani surveyor dari class, inspektur pemerintah dan independent surveyor. Bertugas mengatur tender untuk docking dan perencanaa/ penyelenggaraan docking dengan pejabat galangan.
e.      Divisi Nautika : Bertanggung jawab kepada semua kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan bagian deck department yang dapat diteruskan ke perusahaan.
f.       Divisi Tehnika : Bertanggung jawab kepada semua kegiatan-kegiatan dan yang berhubungan dengan bagian engine departemen terutama pada penggerak utama dan pesawat bantu yang dapat diteruskan keperusahaan.

26. Terangkan tentang prinsip dasar pekerjaan pemeliharaan dan apa tujuan utama dari kegiatan pemeliharaan dan penjelasannya gunakan contoh-contoh !

Jawab  :

Prinsip dasar pekerjaan pemeliharaan adalah :
®   Kontrol berkala dari peralatan dan mesin-mesin untuk mendukung suatu mesin bekerja secara optimal dan memper kecil terjadinya kerusakan / penyusutan
®   Menjaga kondisi mesin / pesawat atau mengatasi atau meraparasi dimana dapat meminimalkan ongkosnya
Tujuan utama kegiatan pemeliharaan adalah : Untuk menghasilkan suatu alat pengelola yg lebih baik dalam peningkatan keselamatan awak kapal dan Peralatannya. Dengan kata lain kita mencoba untuk mencegah terjadinya kerusakan, atau untuk menemukan Kerusakan dalam tahap ini berarti bahwa kita harus menelusuri perkembangan yg terjadi
Contoh kegiatan pemeliharaan :
®   Secara berkala mencabut exh’ valve mesin induk dan memasang valve lainnya yang telah di lapping ( spare exh’ valve ) tujuannya untuk menghindari naiknya temperature gas buang dan kerusakan pada permukaan seatting dan spindle ( sesuai dengan jam kerjanya )
®   Secara berkala mengangkat / mencabut piston mesin induk untuk mengganti piston ring dan memeriksa Permukaan piston groove, memeriksa  permukaan cyl’ liner, memeriksa scraper ring pada stuffing box, Memeriksa diameter batang piston, memeriksa pipa-pipa telescop dan komponen lainnya. Tujuannya untuk mengoptimalkan kerjanya mesin induk tanpa kenaikan temperature gas buang, dan kerusakan.Pada permukaan liner bila ada ring piston yg patah atau banyaknya carbon pada ring piston
®   Secara berkala memberi grease ( gemuk ) pada setiap pesawat yg memiliki nipple grease, tujuannya untuk menghindari kerusakan pada ball bearing atau bush.
®   Dan masih banyak lagi lainnya.

27. Apakah yang di maksud dengan system kelompok SFI umum ? jelaskan secara singkat

Jawab  :

Yang dimaksud dengan system kelompok SFI umum adalah : Suatu system penomoran kode kearsifikasi dalam membuat anggaran belanja dan perhitungan biaya operasi kapal, serta instruksi-instruksi yang diberikan yaitu apa yg harus dilakukan pada waktu perawatan dan perbaikan demikian juga suku cadang mana yg akan di pasang / dipersiapkan serta laporan teknik dan ekonomi dapat di beri kode menurut system yg ada.

28. Sebelum kapal tiba di perairan galangan ( Shipyard ) untuk melaksanakan perbaikan perlu ditempuh langkah-Langkah persiapan. Sebutkan persiapan-persiapan yg perlu dilaksanakan baik diatas kapal maupun digalangan sebelum kapal tiba di galangan.

Jawab  :

*Persiapan-persiapan yg perlu dilaksanakan di atas kapal sebelum tiba di galangan adalah :
·        Membuat perencanaan kerja / kegiatan yg akan di laksanakan selama kapal di galangan, terutama bagian / pesawat yg tidak dapat di kerjakan di laut / pelabuhan.
·        Membuat rencana pembagian tugas yg akan dilaksanakan oleh para perwira yg bertanggung jawab.
Untuk pelaksanaan pekerjaan tersebut.
·        Memeriksa semua suku cadang dan mencocokkannya dengan Inventory List, suku cadang yg tidak tersedia ( nil ) terutama yg untuk mesin / pesawat yg akan dikerjakan selama di galangan sesegera mungkin di order dan pada saat kapal tiba di galangan suku cadang tersebut juga tiba di galangan.
·        Memberikan tanda ( marking ) untuk setiap komponen yang akan di kerjakan di galangan. Terutama untuk pipa-pipa dan plat atau gading-gading yg rencananya akan diganti. Juga pada keran-keran yg rencananya akan dibuka ( dibersihkan / dilapping ) juga diberi tanda.
·        Menyimpan peralatan atau barang berharga pada tempat-tempat yg terkunci.
·        Mempersiapkan daftar sertifikat yg akan diperpanjang atau di perbaharui.
·        Peralatan dan perlengkapan khusus yg akan di pakai di galangan harus diperiksa dan di uji.
·        Membuat rencana cuty bagi ABK yg tidak di butuhkan tenaganya selama kapal di galangan

Persiapan-persiapan yg di laksanakan di galangan sebelum kapal tiba :
·        Menyusun / menyesuaikan sesuai dengan panjang dan lebar kapal, balok di lantai galangan tempat kapal masuk dan duduk di atasnya.
·        Menenggelamkan floating dock atan mengisi air samapi penuh dan membuka pintunya untuk dry dock
·        Diadakan rapat di kantor galangan antara wakil perusahaan dan pihak galangan, merupakan suatu permulaan yang baik untuk suatu perencanaan. Dengan cara demikian kesulitan atau keragu-raguan yg berkaitan dengan sertifikat dapat diselesaikan. Juga sehingga dapat mengenal satu sama lainnya kemudian mendiskusikan rencana untuk memulai dan melaksanakan proyek tersebut. Juga pertemuan antara wakil perusahaan dan wakil dari biro klasifikasi yang akan memeriksa sertifikat kapal yg akan di per panjang dan mesin / pesawat yg ber hubungan dengan sertifikat yg bersangkutan

29. Bila pekerjaan yg akan dilaksanakan galangan kapal telah diseleksi dengan teliti, maka tiba waktunya menulis Spesifikasi kepada galangan agar membuat suatu tender. Apa yg dimaksud dengan spesifikasi dan hal-hal apa saja yg terjadi bila pembuatan spesifikasi tidak baik (bagi Pemilik kapal dan galangan)

Jawab  :

*Spesifikasi adalah merupakan dasar kontrak perbaikan kapal antara pemilik kapal dengan galangan yg meliputi baik waktu maupun harga
*Hal-hal yg terjadi bila pembuatan spesifikasi tidak baik :
·        Bagi pemilik kapal :  akan menimbulkan biaya yg lebih tinggi dari perkiraan semula dan waktu akan Lebih lama digalangan
·        Bagi galangan : Akan mengakibatkan pembatalan pekerjaan-pekerjaan lain yg telah disetujui, serta perubahan jadwal perbaikan

30. Dasar manajemen perawatan dan perbaikan bertumpu pada perencanaan, pelaksanaan pencatatan atau pelaporan dan analisa / kesimpulan.
Jelaskan pendapat saudara mengenai pengertian masing-masing sesuai dasar manajemen tersebut !

Jawab :

·        Manajemen perawatan dan perbaikan bertumpu pada perencanaan adalah melakukan perencanaan / penjadwalan untuk setiap pekerjaan yg akan dilaksanakan, apakah dilakukan dalam pelayaran atau dipelabuhan atas pertimbangan tidak mengganggu kegiatan kapal bongkar muat atau pelayaran kapal serta mempertimbangkan keselamatan kapal.
·        Pelaksanaan pencatatan dan pelaporan adalah setiap perencanaan kerja ditulis atau dicatat didalam buku rencana kerja ( WORKING SCHEDULE BOOK ) ditulis jenis pekerjaan, tanggal akan dikerjakan dan lamanya pengerjaan, orang yg akan mengerjakannya, dll kemudian dilaporkan ke perusahaan
·        Analisa / kesimpulan adalah untuk mempertimbangkan setiap perencanaan kerja terhadap biaya perawatan, kesiapan, keselamatan pekerja dan keselamatan kapal.

31. Dalam upaya mengoptimalkan kerja permesinan dikapal dikenal adanya pola pemeriksaan. Sebutkan ada berapa macam pola pemeriksaan menurut aturan Biro Klasifikasi dan jelaskan seperlunya !

Jawab  :

*Jenis-jenis pemeriksaan dikapal adalah :
·        Pemeriksaan awal
·        Pemeriksaan bulanan
·        Pemeriksaan tahunan
·        Pemeriksaan periodic
·        Pemeriksaan mendadak
*Macam-macam pemeriksaan yg biasanya dilakukan dalam rangka pengoptimalan kerja mesin adalah sbb :
·        Pemeriksaan Main Bearing, Crank Pin Bearing serta permukaan Crank Shaft, dan Cross Head bearing.
·        Defleksion Crank Shaft mesin
·        Pemeriksaan piston, piston rings, piston rod, connecting rod, piston pin, piston pin bearing, stuffing box dan scrapper ring yg ada di stuffing box, dan pemeriksaan liner.
·        Pengambilan diagram indicator atau P Max
·        Pemeriksaan turbocharger
·        Pemeriksaan cylinder head dan aksesorisnya.
*Pemeriksaan berjalan yaitu cukup mensurvey sejumlah komponen bila system pemeliharaan telah di setujui oleh Biro Klasifikasi, maka survey umum tahunan dapat dikurangi menjadi :
·        Survey umum kamar mesin
·        Pengujian fungsi-fungsi yg penting ( survey EO yg disesuaikan )
·        Pengecekan procedure laporan dalam system perawatan berencana

32. Ahli mesin kapal selaku manajer dituntut untuk mengembangkan keterampilannya. Jelaskan tingkatan-tingkatan pengetahuan / keterampilan yg anda ketahui

Jawab  :

Tingkatan pengetahuan / keterampilan yg perlu dimiliki oleh seorang ahli mesin kapal adalah :
·        Memenuhi persyaratan untuk memperoleh sertifikat sebagai ahli mesin kapal yg bertanggung jawab.
·        Telah menyelesaikan pendidikan dan latihan yg telah disetujui dan memenuhi standar kompetensi yg tercamtum dalam section A – III / 3 kode STCW.
·        Mengetahui pengaruh system komunikasi internal diatas kapal
  
33. Apa persamaan dan perbedaan dari sistim perawatan preventif dan korektif !

Jawab  :

*Persamaan sistim perawatan preventif dan korektif adalah :
Tetap sama-sama merawat dan memantau kondisi mesin sebelum terjadi kerusakan
*Perbedaan sistim perawatan preventif dan korektif adalah :
·        Kalau sistim perawatan preventif yaitu : Perawatan yg jarak ditentukan oleh waktu kalender atau waktu operasi, tetapi menurut pemantauan langsung terhadap kondisi mesin dan perlengkapannya.
·        Sedangkan sistim korektif yaitu : Untuk menemukan kembali informasi tentang kondisi dan perkembangannya sebelum terjadi kerusakan

34. Tuliskan penjelasan tentang pengaruh perawatan kapal oleh perusahaan apabila :
a.      Perusahaan tidak melaksanakan perencanaan untuk perawatan kapal-kapalnya ( no planning policy )
b.     Perusahaan memakai biaya dari optimum cost untuk maintenance system kapal-kapalnya
c.      Perusahaan memakai perencanaan yg berlebihan (excess planning) untuk perawatan kapal-kapalnya.

Jawab :

a.      Pengaruh perawatan kapal oleh perusahaan apabila perusahaan tidak melaksanakan perencanaan untuk perawatan kapal-kapalnya ( no planning policy ) adalah :
·        Tidak tercapai pengoperasian kapal yg teratur serta peningkatan keselamatan awak kapal dan peralatannya akan sangat mempengaruhi system administrasi pada perusahaan tersebut.
·        Akan menyulitkan para perwira kapal dalam hal merencanakan dan menata kegiatan dengan baik.
·        Pekerjaan tidak dapat dilaksanakan secara sistematis dan ekonomis
·        Tidak dapat menjamin kesinambungan pekerjaan perawatan.
b.     Pengaruh perawatan kapal oleh perusahaan apabila perusahaan memakai biaya dari optimum cost untuk maintenance system kapal-kapalnya adalah : biaya yg digunakan dapat mengalami kekurangan karena bukan dari biaya anggaran tetap dalam perusahaan
c.      Pengaruh perawatan kapal oleh perusahaan apabila perusahaan memakai perencanaan yg berlebihan ( excess planning ) untuk perawatan kapal-kapalnya adalah :
·        Perusahaan dapat mengalami kerugian yg tidak terduga dari perencanaan yg berlebihan
·        Pekerjaan kapal tidak akan terlaksana dengan sempurna

35. Tuliskan dan jelaskan langkah-langkah upaya apakah untuk meminimumkan biaya perawatan dan perbaikan kapal sehingga kapal-kapal perusahaan dapat terbebas dari Off hire condition !

Jawab :

Langkah-langkah untuk meminimumkan biaya perawatan dan perbaikan kapal untuk terbebas dari off hire Condition adalah :
·        Semua pengeluaran yg telah dikeluarkan oleh kapal dalam proses pengedokan harus dilaporkan kepada Manajer armada dan direktur
·        Biaya harus dikontrol secara periodic
·        Sebaiknya menggunakan anggaran likwiditas, anggaran ini harus mencerminkan waktu yg tepat bila biaya-biaya disetujui dan bukan pada waktu biaya dibayarkan
·        Mendata dengan teliti segala kebutuhan pada saat melakukan perawatan dan perbaikan / pengedokan mengeluarkan biaya sesuai dengan persetujuan pimimpinnan perusahaan
·        Membuat tanda terima atau laporan pengeluaran sesuai dengan kenyataan yg menyangkut segala pengeluaran selama perawatan

36. Tuliskan langkah-langkah utama sesuai urutannya yg dilaksanakan dalam rangka pengedokan kapal sesuai peraturan yg ada, mulai dari langkah perencanaannya sampai dengan proses trial dan kalibrasi kompas kapal !

Jawab  :

Langkah-langkah utama yg dilaksanakan dalam rangka pengedokan kapal adalah  :
a.      Persiapan oleh perusahaan pelayaran
·        Membuat proposal ke pihak galangan kapal
·        Membuat MOU antara pihak perusahaan kapal dan pihak galangan kapal
·        Catatan tertulis spesifikasi terakhir dalam program perbaikan dan galangan kekapal
·        Pengawas datang kekapal sebelum docking
·        Menyiapkan Team work
b.     Persiapan diatas kapal
·        Pembagian tugas yg akan dilaksanakan oleh para perwira yg bertanggung jawab untuk melaksanakan pekerjaan
·        Merencanakan kegiatan dikapal selama docking termasuk sistim penjagaan yg perlu
·        Mempersiapkan daftar sertifikat yg akan diperbaharui
·        Mempersiapkan / memperhatikan pekerjaan-pekerjaan yg akan dibatalkan
·        Peralatan dan perlengkapan khusus harus diperhatikan dan diuji
·        Mengecek suku cadang yg akan dipakai selama docking, dan bila tidak cukup sesegera mungkin di order keperusahaan
·        Gambar-gambar dan instruksi kerja harus tersedia
·        Memberikan tanda ( mark ) pada setiap komponen yg akan di kerjakan oleh pihak galangan
·        Membersihkan dan membebaskan dari gas dan membongkar jika perlu
·        Menyimpan semua barang berharga dan tools pada ruang yg terkunci
c.      Kegiatan diatas kapal saat kapal memasuki galangan dan setelah diatas galangan
·        Disaat air laut didalam galangan mulai dipompa keluar maka mesin-mesin Bantu dikamar mesin termasuk mesin kemudi dimatikan lalu generator engine dimatikan
·        Menyambung aliran listrik dari galangan ke kapal, sebelum di ON maka Electrician atau 2nd engineer mencatat angka yg tertera di meteran listrik di galangan.
·        Memasang / menyambung aliran air pendingin untuk ke mesin provision refrigerator dan air conditioner
·        Bila di musim dingin maka di sambung aliran steam untuk ke mesin air conditioner
·        Shore connection untuk line fire fighting di sambungkan ke galangan dan krannya dibuka terus selama kapal digalangan untuk mengantipasi adanya kebakaran dikapal.
d.     Kegiatan diatas kapal saat kapal akan turun dari galangan
·        Melepaskan semua selang yg tersambung dari galangan ke kapal
·        Menutup semua kran-kran di kamar mesin
·        Saat galangan sudah penuh dengan air maka mulailah kran LOW SEACHEST dibuka pelan-pelan kemudian semua kran-kran isap dan outlet di pompa-pompa air laut dibuka dan kemudian kran cerat udara di filter seachest dibuka dan juga semua pompa-pompa dibuang ( dicerat ) sampai air laut yang keluar.
·        Kemudian semua pompa-pompa air laut di start, setelah semua jalan maka crew mesin dan pihak galangan mulai memeriksa kran-kran dan pipa-pipa yg sudah direpair atau yg diganti dengan baru. Memeriksa apakah ada kebocoran di flange pipa, di packing dan gland packing kran, juga pada pipa-pipa yang diperbaharui apakah hasil pengelasannya tidak bocor, juga pada pelat lambung yg diperbaharui.
·        Setelah pemeriksaan selesai dan hasilnya dianggap oke, maka mulailah distart G/E setelah generator jalan switch pada electric shore connection di OFF kemudian switch pada main switch board di ON. Kemudian kabel aliran listrik dari darat dilepas. Pada saat aliran listrik dari galangan di putus maka Electrician atau 2nd engineer mencatat angka yg tertera di meteran listrik untuk mengetahui seberapa banyak arus listrik dipakai kapal selama di galangan.

37. Tuliskan dan jelaskan tentang perawatan kapal yg memakai system perawatan “home doctor” system ! Berikan tanggapan saudara atas system ini !

Jawab  :

System perawatan “home doctor” system adalah suatu system perawatan dimana perawatan dan perbaikan mesin dan perawatan kapal dilakukan oleh tehnisi dari darat. System ini sangatlah tidak efisien dan memakan banyak biaya oleh perusahaan pelayaran jika dilakukan pada   semua pemeliharaan dan perawatan. Jadi sebaiknya system ini dilaksanakan jika pihak crew kapal sudah tidak mampu melaksanakan perbaikan tersebut.
Atau pekerjaan perbaikan pada peralatan dan permesinan khusus yg diharuskan diperiksa dan diperbaiki oleh tehnisi darat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar